Puisi

Anak-anak Kita

Tidak ada komentar

ANAK-ANAK KITA

Oleh Raden Bagus Suparlan

Ketika ekonomi telah merampas waktu terbesar untuk kasih sayang anak-anak kita,
karena  kedua orangtua harus sibuk bekerja, mencari sesuap nasi, dengan P4, pergi pagi pulang petang tetapi masih juga penghasilan pas-pasan,
Ketika perhatian anak-anak kita telah dihipnotis oleh acara televisi,
Dan ketika anak-anak kita berjam-jam menatap layar kacanya tanpa berkedip mata,
Dan ketika acara televisi hanya mengejar rating, menjual sahwat untuk dilihat, dan mengumbar muatan kekerasan,
Tanda-tanda zaman telah berubah sudah,
Budaya telah terjajah,
Etika dan sistem nilai telah berganti.

Ketika dunia telah tergadai oleh deru roda ekonomi dan teknologi informasi,
Anak-anak kita sudah sering berkata ”entar dulu”, ketika disuruh oleh Ayah dan Ibu,
Anak-anak kita sudah sering berkata ”ngapain”, ketika diajak untuk bersilaturahmi ke rumah famili,
Dan anak-anak sudah sering menjawab ”kenape”, ketika dilarang melakukan sesuatu yang dinilai tabu.

Ketika, era globalisasi telah berhasil menyuci otak anak-anak kita dengan budaya, etika, dan sistem nilai baru,
Hanya ada benteng yang masih kuat untuk membendungnya, yaitu nilai-nilai moral dan agama,
Dan hanya ada satu strategi yang harus menjadi tali kendali, yaitu dialog dan kasih sayang.

Depok, 19 Agustus 2007

Related Articles

Tak ditemukan hasil apapun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.