ArtikelBudayaPendidikan

Senam Alhamdulillah

Oleh: Suparlan *)

 

Cukup lama saya menjadi terawan. Senam Tera Indonesia (STI). Alhamdulillah, istri saya, yang semula tidak ngerti makna dan manfaat senam, sekarang setiap hari Ahad selalu mengajak saya bersenam tera ria di Gema Pesona Estat. Salah satu gerakan Senam Tera Indonesia (STI) adalah senam tangan, dengan sepuluh gerakan. Lumayan, gerakan itu cukup membuat kita berkeringat dan badan menjadi segar-bugar. Apa lagi ditambah dengan gerakan ayun lengan yang diiringi dengan lagu Minang yang ceria itu. Secara kebetulan, minggu lalu seorang sahabat menularkan ilmu senam yang lebih sederhana, hanya dengan lima gerakan saja, tetapi insyaallah kalau dilakukan secara konsisten dan konsekuen, akan bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Senam itu saya sebut saja dengan nama Senam Alhamdulillah, karena gerakannya diawali dengan BISMILLAH dan diakhiri dengan menyebut ALHAMDULILLAH.

Sayang gerakan-gerakan tersebut sebaiknya memang dapat dibuatkan visualisasinya, berupa video atau minimal berupa foto-fotonya. Sehingga pembaca akan dengan mudah menirukan dan mempraktikkan gerakan-gerakannya. Tulisan ini masih belum. Mudah-mudahan tulisan ini dapat menjadi pengganti visualisasi tersebut, Tulisan singkat ini saya susun secara naratif singkat. Mudah-mudahan dapat mudah dipraktikkan. Yang lebih penting adalah melakukannya dalam gerakan dengan benar.

Gerakan pertama

Posisi tubuh berdiri rileks. Kedua tangan dengan posisi lepas di sebelah badan. Ucapkanlah Bismillah. Kibas-kibaskan jari-jari kedua tangan tersebut, atau digerak-gerakan (Bahasa Jawa: dikipat-kipatkan) selama waktu yang cukup. Fungsinya tentu untuk memperlancar peredaran darah dan melemaska otot-otot kedua tangan kita. Dengan demikian, gerakan senam ini dapat dilakukan dimana dan kapan saja, misalnya saat penat setelah dukuk ketika kerja di kantor. Bedirilah di dekat meja kantor, dan lakukanlah gerakan pertama itu. Makin lama gerakan itu dilakukan semakin baik. Tentu akan terasa penat sedikit. Tak mengapa. Ingin sehat kan? Sehat itu murah kok! Ketimbang sakit! Belum lagi harus membayar dokternya. Untuk melakukan gerakan itu kan tidak harus membayar sepeser pun.

Gerakan kedua

Dalam posisi tangan lepas seperti gerakan pertama, lakukanlah kemudian ayunan kedua lengan tangan memutar ke belakang, minimum sepuluh putaran cukup. Dua puluh putaran lumayan penat. Lengan tangan jangan ditekuk. Lepaskan saja ke bawah, lurus, dan putar ke arah belakang.

Gerapan ketiga

Kalau sudah sepuluh putaran, atau secukupnya, kemudian baliklah arah putaran tersebut ke depan, Gerapkannya sema dengan putaran ke belakang. Tapi arahnya kebalikan gerapan kedua. Berapa kali putaran? Sama dengan putaran ke belakang. Tetapi putaran ini ke depan. Rasakan dampaknya. Penat kan? Itu sangat baik untuk membuat langsing dan kuat lengan tangan. Mungkin dampaknya hampir sama dengan mengangkat barbell lima kg.

Sebenarnya gerakan ini dapat diteruskan dengan gerakan selanjutnya. Tetapi bolehlah kita mengulangi dengan gerapan pertama lagi, lalu dilanjutkan dengan gerapan kedua. Maksudnya untuk memantapkan gerakan yang sebelumnya mungkin belum optimal, agar menjadi lebih optimal. Coba mulai dengan gerakan pertama. Posisi berdiri rilek, kedua lengan lepas ke bawah, kemudian gerak-gerakkan jari-jari kedua tangan tersebut dengan cara mengipat-ngipatkannya (ingat Bahasa Jawa?)

Gerakan keempat

Gerakan ini dimulai dengan mengangkat kedua lengan tangan ke atas. Telapak tangan menghadap ke depan. Dengan gerakan tangan ke atas tersebut lakukan dengan menekuk badan ke kiri dan ke kanan sambil menolehkan muka ke kiri dan ke kanan sesuai dengan gerakan lengan ke kiri dank e kanan tersebut. Berapa kali hitungan? Sama dengan gerakan sebelumnya. Minimal sepuluh kali gerakan ke kiri dan ke kanan.

Marilah kita ulangi, mulailah dari gerakan pertama, kedua, ketiga, sampai keempat tersebut sebenarnya dapat dilakukan dengan iringan irama musik yang tidak terlalu cepat, sesuai dengan gerakan yang diperlukan. Ulangi lagi dengan gerakan pertama (minimal sepuluh kali), dilanjutkan dengan gerakan kedua (nunimum sepuluh kali), dilanjutkan dengan gerakan ketiga (minimum sepuluh kali). Kemudian diteruskan dengan gerakan keempat. Berhenti dengan gerakan keempat, kemudian berbungkuklah dengan kedua tangan ke bawah, dengan ujung tangan sedapat mungkin menyentuh ujung kaki dalam posisi berdiri dengan membungkuk dengan kedua lengan tangan ke bawah. Sekali lagi ujung tangan usahakan menyentuh ujung kaki. Sampailah dengan gerakan puncak atau gerakan terakhir,

Gerakan kelima

Posisi membungkuk sampai ujung tangan sampai ke ujung kali. Kemudian angkat kedua tangan tersebut dengan meluruskan badan dengan kedua tangan diangkat ke atas sampai dengan posisi mengayang. Dengan posisi mengayang tersebut, segeralah lanjutkan dengan menghentakkan atau lepaskan kedua lengan tersebut ke depan sambil mengucapkan ALHAMDULILLAH. Jika gerakan ini belum sepenuhnya optimal, maka mulai dari posisi sebelum mengayang, siap-siapkan untuk menghentakkan atau lepaskan kedua tangan ke depan sambil mengucapkan ALHAMDULILLAH. Gerakan ini pun dapat dilakukan secara berulang-ulang beberapa kali gerakan.

Jika gerakan terakhir ini dapat dilakukan secara berulang-ulang, kita akan merasakan badan kita akan terasa ringan, bahkan menjadi lebih segar. Oleh karena iru, gerakan-gerakan senam ini saya sebut sebagai SENAM ALHAMDULILLAH.

Ulangi gerakan terakhir tersebut dengan mengucapkam dengan ALHAMDULILLAH. Amin.

*) Laman: www.suparlan.com; Surel: me@suparlan.com.

Depok, 1 November 2015.

3 thoughts on “Senam Alhamdulillah

  1. Ternyata Om Yit yang memberikan komentar pertama. Kalau nantu gerakannya ada yang salah, itu artinya kalimat narasinya belum pas. Biar nanti saya akan perbaiki kalimatnya. Gerakan itu juga baru saya informasinya kepada teman-teman STI hari Ahad kemarin. Posisi kayang itu penting untuk mengecilkan perut. Tentu saja pola makannya juga harus teratur dan dengan butrisi sehat. Jangan banyak makan lemak. Kalau saya ke hotel saat kegiatan workshop, saya ambil saja sayur-sayuran dan banyak buah-buahan. Alhamdulillah, sehat. Semua orang di rumah flu, saya bebas. Alhamdulillah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *