ArtikelDunia IslamPendidikan

Kultum 16: Al-Quran Bukan Hanya Menjadi Bacaan

77 views
1 Komentar

1. Masuk hari ke delapan belan Bulan Ramadhan tahun ini, tanggal 16 Juli 2014, saya merasa menemukan guru yang luar biasa untuk belajar. Bukan hanya dalam bidang Agama Islam, tetapi juga dalam ilmu pengetahuan pada umumnya. Masjid Baitut Tholibin, rumah tempat mencari ilmu demikian arti nama masjid ini adalah nama Masjid Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan . Guru yang luar biasa. Karena ada tiga macam guru. Pertama guru biasa, guru yang baik, dan guru yang luar biasa. Guru yang luar biasa adalah guru yang telah memberikan inspirasi banyak orang. Sayang tidak ada materi yang diberikan secara tertulis. Lagi-lagi sering saya kemukakan. Padahal kalau materi itu hanya dikatakan, maka kita hanya sering melipakannya.
2. Latar belakang seorang Muhammad Sjafii Antonio, adalah seorang muallaf. Muhammad Syafii Antonio lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 12 mei 1965. Nama aslinya Nio Cwan Chung. Sejak kecil Muhammad Syafii Antonio mengenal dan menganut ajaran Konghucu, karena ayah Muhammad Syafii Antonio seorang pendeta Konghucu. Selain mengenal ajaran Konghucu, Muhammad Syafii Antonio juga mengenal ajaran Islam melalui pergaulan di lingkungan rumah dan sekolah. Muhammad Syafii Antonio sering memperhatikan cara-cara ibadah orang-orang muslim. Kerena terlalu sering memperhatikan tanpa sadar Muhammad Syafii Antonio diam-diam suka melakukan shalat. Ayahnya membebaskan Muhammad Sjafii Antonio untuk memeluk agama apa saja, asal bukan Islam. . Sikap ayah Muhammad Syafii Antonio ini berangkat dari image gambaran buruk terhadap pemeluk Islam. Ayah Muhammad Syafii Antonio sebenarnya melihat ajaran Islam itu bagus. Apalagi dilihat dari sisi Al Qur’an dan hadits. Tapi, ayah Muhammad Syafii Antonio sangat heran pada pemeluknya yang tidak mencerminkan kesempurnaan ajaran agamanya. Oleh karena itu, Antonio memeluk agama Kristen Protestan, dan berganti nama menjadi Pilot Sagaran Antonio. Kemudian Amtonio tertarik degan ajaran Islam. Ketertarikan terhadap Islam ini dipelajari dari berbagai sumber, dan oleh karena itu beliau masuk pondok, karena di pondoklah beliau dapat belajar secara nyata. Akhirnya beliau masuk ITB, IKIP, dan sekaligus IAIN, Setelah S1, beliau meneruskan pelajaran dalam bidang ekonomi Islam di Universitas Islam Antarabangsa (UIA) di Malaysia untuk megamil program S2 dan S3. Bahkan beliau meneruskan kuliah di Universitas Yourdan. Oleh karena itu semakin mantaplah pemahaman beliau tentang Islam dan Ekonomi Islam, bahkan tentang perbankan Sariah, sebagaimana yang digelutinya sebagai karir utama pada saat ini.
3. Beliau mulai kultum dengan menjelaskan tentang nimat Allah bagi umat Islam Indonesia dewasa ini. Kita harus bersyikut negara kita adalah negara yang kaya raya dengan berbagai sumber kekayaan yang beraneka ragam. Di bumi negeri tervcinta ini, terkandung kekayaan alam yang melimpah ruah yang dalam sepuluh sampai dua puluh tahun lagi akan habis. Hutan di Kalimanan dan Sumatera di sampingnya ada kelapa sawit. Di bawahnya ada kandungan batubara dan segala macam bahan tambang. Di bawahnya lagi terdapat minyak bumi dan gas. Semua kekayaan alam tersebut merupakan kekayaan alam yang tidak akan terbagaui atau unrenewable resources, yang dalam jangka waktu sepuluh atau dua puluh tahun lagi akan babis. Oleh karena itu, pembangunan sumber daya alam tidak boleh tidak boleh tidak harus berubah menjadi pembangunan SDM (sumber daya manusia alam). Kita mengetahui, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Indonesia merupakan negara rerbesar jumlah penduduknya kelima di dunia, setelah RRC, India, Amerika Serikat, Rusia, dan Indonesia.
4. Kita mengetahui bahwa uswatun hasanah Nabi Muhammad Saw adalah pemimpin umat terbesar. Ada penulis barat, Michel Hart yang menulis tentang 100 orang tepandang di dunia, dan yang menduduki nomor 1 adalah Nabi Muhamamd Saw.
5. Kehebatan pemimpinna dan kitab sucinya belum menjamin kemajuan negara dan bangsanya. Negara Indonesia termasuk negara sengan HDI (Human Development Index) yang rendah. Bahkan, negara-negara sekuler di dunia memiliki Index Keaslehan Sosial yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara berpenduduk Muslim, termasuk Indonesia.
6. Kalau demikian, apanya yang salah? Apakah ketokohan Nabi Muhammad Saw yang salah, atau bahkan Kitab Sucinya? Tidak! Yang salah adalah manusianya sendiri. Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, jikalau kaum itu sendiri tidak mengubahnya sendiri.
7. Kata Muhammad Sjafii Antonio, Al-Quran masih hanya menjadi bacaan Umat Islam, belum difahami, apalagi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Lanjutnya, Al-Quran belum dijadikan manual atau SOP (Standard Operating Procedures) dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam mengatur kehiudpan ekonomi kita. Dunia perbankan dikuasi orang lain, sementara umat Islam jauh dari manual tersebut. Hudalinnas dapat diartikan petunjul bagi uman manusia. Hudallinas attinya manusl dalam kehidupan. Al-Quran harus dapat kita jadikan manual dalam mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk kehidupan ekonominya.
8. Walhasil, masih berat pemimpin umat ini. Yang ada para ulama dan ahli agama yang menjadi kelompok sendiri yang tidak faham tentang SOP dalam penyelenggaraan negara. Sementara kelompok lain adalah teknisi, praktisi, dan ahli yang mengatur tentang penyelenggaraan negara yang tidak dibimbing oleh hudalinnas dari Al-Quran. Tidak boleh tidak Al-Quran harus dijabarkan menjadi manual (SOP) dalam kehidupan, dan itu perlu lahir tim sukses dari kubu para takoh agama dan ahli ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga umat ini memuliki manusl (SOP) yang dapat menjadi acuan atau panduan dalam berbagai bidang, seperti Kesehatan menurut Al-Quran, Peneidikan menurut Al-Quran, Ekonomi menurut Al-Quran, dan banyak lagi manual-manusl yang lain. Al-Quran bukan hanya menjadi bacaan, tetapi menjadi manual (SOP) dalam mengatur kehidupan.Wallahu alam bishawab.

Jakarta,  17 Juli 2014

 

Related Articles

Tak ditemukan hasil apapun.

1 Komentar. Leave new

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Popular Posts

Other Posts