ArtikelPendidikan

Babelku Bergema: Babelku Bersama, Bersatu, Bergerak, Maju Menuju Cerdas 2011

Tidak ada komentar

Oleh Suparlan *)

Tugas pertama seorang pemimpin adalah membuat harapan selalu terbentang
(Joe Batten, penulis buku Though-Minded Management)

Apa pun yang Anda percayai, dengan penuh keyakinan, akan menjadi kenyataan
(Brian Tracy, CEO Brian Tracy International)

Namanya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Disingkat Provinsi Kepulauan Babel. Nama dua pulau, Bangka dan Belutung kemudian menjadi nama dari provinsi yang baru melepaskan diri dari Provinsi Sumatera Selatan. Provinsi yang menyebut dirinya sebagai bumi serumpun sebalai boleh dikatakan memang tergolong sebagai provinsi yang masih baru. Meskipun boleh dikatakan provinsi ini masih terbilang bayi, tetapi suaranya kedengaran lebih nyaring, karena simbol dan mottonya menunjukkan sesuatu yang tidak biasa, khususnya setelah terpilihnya gubernur yang baru, Ir. Eko Maulana, M.Sc, S.AP, kurang setahun yang lalu.

Tulisan singkat ini diimprovisasi dari hasil pengamatan penulis dan perbincangan penulis secara singkat dengan gubernur pada saat menjadi narasumber kegiatan workshop Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diadakan oleh Dewan Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Babelku Bergema

Gubernur terpilih yang baru menjabat selama sepuluh bulan ini memang berbadan tegap, karena berasal dari TNI-AL, tetapi beliau juga ilmuwan, karena memiliki gelar akademis dalam bidang ilmu geologi pertambangan dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran di Yogyakarta. Lalu, beliau juga menyandang gelar akademis dari satu universitas di Australia dalam bidang ilmu Phisical Oceanography, satu bidang ilmu yang masih tergolong langka di Indonesia. Di samping itu, beliau sebenarnya juga menyangdang gelar S1 dalam bidang administrasi pemerintahan, yang sudah barang tentuk mendukung tugas-tugas jabatan yang sedang disandangnya sebagai gubernur.

Babelku Bergema adalah salah satu kristalisasi gagasan yang ada dibenak beliau ketika memperoleh amanah rakyat Kepulauan Bangka Belitung untuk menjadi orang nomor satu. Babelku Bergema merupakan simbol dari semangat kuat dari rakyat Kepulauan Babel, mulai dari gubernurnya sampai rakyat yang tersebar di pelosok Provinsi Kepulauan Babel. Gubernur yang sangat energis ini mengajak semua rakyat Kepulauan Babel untuk bangkit (1) BERSAMA, (2) BERSATU, (3) BERGERAK, (4) MAJU menuju BABEL CERDAS 2011. Untuk menjadi provinsi yang maju di antara provinsi-provinsi lain di Indonesia, rakyat dan seluruh elemen masyarakat harus dapat bangkit bersama, untuk bersatu padu, agar secara sinergis dapat bergerak dan bekerja dan berusaha untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama. Motto tersebut sudah barang tentu bersumber atau berdasarkan filosofi lama yang sudah demikian tertanam kuat di hati rakyat, yakni bumi serumpun sebalai, yang mempunyai makna kebersamaan dan musyawarah dalam memutuskan kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Motto Babelku Bergema tersebut sudah barang tentu tidak hanya menjadi wacana yang berhenti dalam tataran gagasan, tetapi harus dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen oleh semua elemen masyarakat Kepulauan Babel. Untuk itu, gubernur telah menempatkan diri sebagai sosok panutan (role model) yang tidak henti-hentinya bertatap muka dengan rakyat, melalui acara kutbah Jum’at secara bergilir dan sering tatap muka secara langsung dengan masyarakat. Acara safari ini dinilai sangat efektif untuk menyampaikan pesan pembangunan dengan bahasa agama. Dan dengan pendekatan seperti ini, pemimpin dan rakyatnya menjadi satu kekuatan yang sinergis, bukan hanya satu hati dan satu persepsi, tetapi satu visi dan misi yang telah dibangun sebelumnya.

ERA EMAS

Agar seluruh komponen, baik pejabat dan rakyat, baik institusi negeri maupun swasta, baik legislatif maupun eksekutif dan yudikatif, dapat bekerja dengan berhasil, maka semua komponen tersebut harus memiliki nilai-nilai etika. Nilai-nilai etika tersebut dirumuskan dalam satu akronim yang amat manis, yang disebut ERA EMAS, yaitu:

  1. Etika dan akhlak mulia diutamakan;
  2. Responsif terhadap masalah dan keadaan;
  3. Amanah dalam melaksanakan tugas;
  4. Efektif dan esisien dalam bekerja;
  5. Musyawarah dalam mengambil keputusan;
  6. Adil dalam bertindak; dan
  7. Selalu bersemangat dalam segala keadaan.

Tujuh nilai-nilai etika tersebut terpajang dengan jelas pada poster yang dapat dilihat oleh siapa pun yang akan masuk ke ruang kerja gubernur. Mungkin, poster seperti itu juga dipasang diberbagai sudut kota. Penulis tidak mengetahuinya, karena penulis tidak dapat sampai berkeliling ke seluruh pelosok daerah ini. Selain itu, dalam tatap mukanya dengan masyarakat, gubernur dan jajarannya sudah pasti menyampaikan motto dan nilai-nilai etika itu dalam berbagai kesempatan dalam bentuk kata sambutan, ceramah, atau pidato-pidato, atau bahkan dalam kesempatan dialog tatap muka dengan masyarakat. Hal ini sangat diperlukan untuk membangun kesamaan persepsi tentang apa yang harus dilakukan dan apa saja prasyarakat yang diperlukan untuk membangun provinsi Kepulauan Babel menjadi provinsi yang ”berdiri sama tinggi” dengan provinsi lain di NKRI. Inilah tugas mulia seorang gunernur sebagai pemimpin, sebagai orang nomor satu di provinsi itu untuk mengajak seluruh komponen masyarakat membangun harapan dan masa depan provinsi Kepulauan Babel yang maju. Tugas pertama seorang pemimpin adalah membuat harapan selalu terbentang (Joe Batten, penulis buku Though-Minded Management). Lebih dari itu, gubernur dan semua komponen masyarakat harus memiliki kepercayaan dan keyakinan yang kuat bahwa impian dan harapan untuk membangun provinsi yang aman, damai, adil, dan sejahtera benar-benar menjadi kenyataan. Apa pun yang kita percayai, dengan penuh keyakinan, akan menjadi kenyataan ((Brian Tracy, CEO Brian Tracy International).

Membangun Self Image

Motto dan nilai-nilai etika yang dirumuskan oleh Babel merupakan wahana yang sangat bagus untuk membangun self image seluruh pejabat dan warga Babel. Self image ini akan melahirkan self esteem, dan pada gilirannya akan mendorong semangat dan kepercayaan bahwa Babel akan mampu merealisasikan program pembangunan pendidikan yang telah dirumusakan bersama. Ibarat anak yang sedang tumbuh, self image yang positif memang harus dibangun pada usia balita. Ketika anak dalam usia balita sering dikatakan ”sebagai anak yang cerdas”, maka ketika dewasa ia akan benar-benar menjadi cerdas, karena di dalam dirinya telah dibentuk self image tersebut. Itulah pelajaran yang dapat dipetik dari buku ”Change Thinking, Change Your Life” buah karya Brian Tracy. Jadi, jika sejak bayi Provinsi Kepulauan Babel ini telah dapat dibangun self image berupa motto Babelku Bergema dan nilai etika ERA EMAS, maka insyaallah self image tersebut akan dapat benar-benar dapat diwujudkan oleh seluruh rakyat Kepulauan Babel.

Masalah

Masalah merupakan bagian dari dinamika kehidupan manusia. Untuk menuju Babel Cerdas 20011, sebagai provinsi yang masih muda, sudah barang tentu masih banyak sekali masalah dan tantangan yang menghadang di depan mata. Berbagai indikator dalam tiga pilar pembangunan pendidikan di Provinsi Kepulauan Babel masih rendah. Sebagai contoh nilai rata-rata NEM SMP di Kepulauan Babel tahun 2007 masih menduduki peringkat 28 dari 33 provinsi di Indonesia. Nilai rata-rata Matematika SMP mendududki peringkat 30. Beberapa indikator-indikator pilar tiga pilar pembangunan pendidikanya masih dalam peringkat yang masih rendah. Ini menjadi beban berat yang harus dihadapi oleh Provinsi Kepulauan Babel di masa depan. Masalah tersebut bukan hanya harus difahami oleh para pejabat di lingkungan provinsi ini, tetapi juga difahami oleh seluruh rakyat Kepulauan Babel.

Refleksi

Menuju bulan tidak melalui bunga-bunga. Ad astra per aspera. Itulah salah satu kata-kata mutiara yang sangat kita ingat. Menuju cita-cita Babelku Bergema sudah barang tentu akan melalui jalan panjang yang kadang-kadang terjal. Untuk mewudjudkannya, semua pemangku kepentingan berkewajiban untuk mau dan mampu memecahkan masalah, dan bahkan juga tantangan yang menghadang di hadapan. Dengan ERA EMAS, semua itu insyaallah motto Babelku Bergema Menuju Cerdas 20011 dapat diwujudkan. Amin.

*) Website: www.suparlan.com; E-mail: me [at] suparlan [dot] com.

Jakarta, 23 Febuari 2008

Related Articles

Tak ditemukan hasil apapun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.